Pengertian Globalisasi

 IPS
Pengertian Globalisasi

Pengertian Globalisasi – Globalisasi sebenarnya sudah ada sejak dulu, yaitu sejak terjadinya pergerakan atau penyebaran manusia ke berbagai penjuru dunia. Gerakan atau penyebaran manusia tersebut dimulai oleh bangsa-bangsa Eropa ke Asia, Amerika, Australia dan Afrika. Kedatangan bangsa Eropa ke berbagai penjuru dunia telah membuka sejarah globalisasi. Bangsa Eropa tidak hanya dikenal di Eropa saja, tetapi sampai ke seluruh penjuru dunia atau bisa juga disebut mendunia. Lalu, apakah yang dimaksud dengan globalisasi?

Pengertian Globalisasi

Globalisasi atau globalization (Inggris) atau globe, artinya mendunia atau bola dunia. Berdasarkan asal bahasanya, globalisasi adalah mengupayakan keadaan politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang bersifat lokal menjadi berskala dunia atau internasional. Globalisasi juga dapay didefinisikan sebagai proses menyatunya masyarakat dunia yang bersifat umum (global), yang batas-batas antarnegara luluh sehingga peralihan aspek-aspek kehidupan antarnegara berjalan cepat.

Globalisasi menggambarkan, bahwa warga dunia semakin menyatu. Mereka memiliki pola hubungan yang semakin erat. Kehidupan dunia seperti digambarkan sebagai desa yang mengglobal (global village). Dengan globalisasi seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terikat satu sama lain, mewujudkan suatu tatanan kehidupan baru dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat.

Dampak Globalisasi
Globalisasi sangat berpengaruh pada kehidupan kita sekarang ini. Menurut ekonom, ada banyak hal-hal yang dapat dipengaruhi oleh globalisasi.
1. Peningkatan perdagangan internasional.
Karena globalisasi, jual beli antarnegara semakin banyak yang melakukannya.

2. Kemajuan teknologi.
Karena kebutuhan untuk bersaing dan menjadi kompetitif secara global, pemerintah telah mengupgrade tingkat teknologi ke arah yang lebih baik. Seperti contohnya adalah E-KTP.

3. Peningkatan Pengaruh Perusahaan Multinasional.
Sebuah perusahaan yang memiliki anak perusahaan di berbagai negara disebut multinasional. Seringkali, kantor pusat ditemukan di negara di mana perusahaan ini didirikan. Munculnya perusahaan multinasional dimulai setelah Perang Dunia II. Globalisasi memiliki banyak hubungan dengan munculnya perusahaan-perusahaan multinasional.

4. Kekuatan WTO, IMF, dan Bank Dunia.
Menurut para ahli, efek lain dari globalisasi adalah kekuatan penguatan dan pengaruh lembaga-lembaga internasional seperti Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization (WTO)), Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund (IMF)), dan Bank Dunia (World Bank (WB)).

5. Mobilitas yang lebih besar Sumber Daya Manusia di seluruh Negara.
Globalisasi memungkinkan suatu negara untuk mendapatkan sumber tenaga kerja dari negara-negara lain. Misalnya, kekurangan tenaga kerja di Taiwan, Korea Selatan, dan Malaysia memberikan kesempatan bagi negara-negara pengekspor tenaga kerja seperti Filipina atau Indonesia untuk mengirim sumber daya manusia ke negara-negara tersebut untuk bekerja.

One Response

  1. fernandoJanuary 7, 2014 at 9:58 pmReply

    maksih dah berbagi infomasinya…. sedikit tambahan ilmu

Leave a Reply